NUSANTARA, Okewal.com – Lebih dari 200 anggota diaspora Indonesia dari berbagai belahan dunia turut serta dalam aksi penanaman pohon di kawasan Embung MBH, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (31/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda Congress of Indonesian Diaspora (CID) ke-8 yang diselenggarakan oleh Otorita IKN (OIKN) bekerja sama dengan Indonesian Diaspora Network (IDN) Global.

Aksi penanaman pohon tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian lingkungan, tetapi juga simbol kolaborasi lintas negara dalam mendukung pembangunan IKN sebagai kota masa depan yang hijau dan berkelanjutan. Beragam jenis tanaman ditanam dalam kegiatan ini, termasuk tanaman endemik Kalimantan seperti Balangeran, tanaman herbal seperti daun salam, serta tanaman hias seperti Ketapang Kencana, Tabebuya, Bungur, dan Pucuk Merah.

Seluruh bibit ditanam di atas lahan khusus yang telah dipersiapkan oleh OIKN, dengan total lebih dari 200 lubang tanam. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan representasi nyata dari dukungan diaspora Indonesia terhadap pembangunan ibu kota baru.

“Area ini ke depannya akan kita sebut sebagai Diaspora Park atau Taman Diaspora. Ini adalah simbol kolaborasi global dalam membangun Nusantara,” ujar Basuki di hadapan peserta.

Para diaspora yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari sejumlah negara, antara lain Australia, Belanda, Amerika Serikat, dan Jepang. Salah satu peserta, Joseph Wan, warga Indonesia yang kini menetap di Melbourne, Australia, menyampaikan kekagumannya terhadap pembangunan IKN yang dinilainya maju dan tetap memperhatikan aspek lingkungan.

“Saya sangat terkesan dengan pembangunan di Nusantara. Ruang terbuka hijaunya luas dan saya merasa sangat disambut. Saya pasti akan kembali,” ungkap Joseph.

‎Kegiatan penanaman pohon ini menjadi penegasan bahwa pembangunan IKN tidak hanya milik pemerintah, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang mendapat dukungan dari masyarakat global, khususnya diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai negara.(*)