SANGATTA, Okewal.com – Ajang Fishing Tournament Bupati Cup 2025 yang digelar di perairan Kutai Timur, berlangsung meriah dan sukses menarik antusias ratusan pemancing dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Dari hasil akhir penjurian, tim Dara Manisku Fishing Team berhasil keluar sebagai juara umum dengan total poin 63,40, disusul Camar Laut di posisi kedua (31,80 poin) dan Garong Fishing Team di urutan ketiga (27,50 poin), Minggu (19/10).

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan juri yang telah menyukseskan gelaran tahunan ini. Ia menegaskan, turnamen bukan hanya ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga sarana edukasi untuk menumbuhkan kecintaan terhadap laut dan ekosistem bahari Kutim.

Foto: Bupati Ardiansyah Sulaiman (Tengah) bersama Tim Dara Manisku (baju pink) dan Jujur Pidja Fishing (baju biru).

“Kegiatan ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk benar-benar mencintai lingkungan laut. Kutai Timur memiliki lautan yang indah dengan biota yang menjanjikan, dan ini bagian penting bagi pemerintah untuk mengenalkannya ke publik,” ujar Ardiansyah.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian laut dengan tetap mematuhi aturan tentang jenis ikan yang boleh ditangkap, termasuk larangan pengambilan spesies di kawasan konservasi seperti Pulau Miang yang kini menjadi destinasi wisata bawah laut.

Ketua Dewan Juri Hamdani Hasan menuturkan, sistem penjurian kali ini menerapkan standar nasional bahkan mengacu pada regulasi internasional.

“Ini event pertama di Kutim dengan verifikasi administrasi yang sangat ketat, agar penilaian lebih objektif dan transparan,” jelasnya.

Sementara Ketua DPK Asosiasi Pertandingan Indonesia (APRI) Kutim Husaifa melaporkan, event berjalan lancar meski sempat mengalami kendala teknis. Ia juga mengumumkan rencana APRI Kutim untuk mengirim dua atlet ke Malaysia International Diving Fresh Water pada Desember mendatang.

Dari hasil wawancara, salah satu anggota Dara Manisku Fishing Team mengungkapkan bahwa kemenangan mereka diraih berkat strategi umpan dan penggunaan metal jig.

“Kami mendapatkan tuna gigi anjing sebanyak lima ekor dengan bobot terberat 25 kilogram. Alhamdulillah, modal kami kembali bahkan ada sisa untuk merayakan kemenangan,” ujarnya sembari berharap hadiah turnamen tahun depan bisa lebih besar.

Bupati Kutim menutup kegiatan dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan berharap turnamen serupa dapat terus digelar setiap tahun sebagai wadah prestasi sekaligus promosi wisata bahari Kutai Timur.(Ty)