JOGJAKARTA, Okewal.com– Perjalanan Persikutim United dalam kancah sepak bola nasional, khususnya di kompetisi Liga 3 Nusantara, mendapat dorongan moral besar dari Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman. Dukungan tersebut bukan berupa dana, melainkan kehadiran langsung sang Bupati dalam acara gala dinner tim di Hotel Santika, Yogyakarta, Sabtu (25/10).

‎Kehadiran Ardiansyah menjadi penanda keseriusan Pemkab Kutim untuk melihat klub kebanggaan daerah itu berprestasi di tingkat nasional. Di sela kesibukannya menghadiri wisuda sang anak, ia menyempatkan diri untuk bersua langsung dengan pemain, pelatih, serta jajaran manajemen tim.

‎Ketua Tim Persikutim United, Pandi Widiarto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian Bupati. Ia menilai kehadiran orang nomor satu di Kutim itu menjadi penyemangat besar bagi seluruh elemen tim.

‎“Kehadiran Bapak Bupati adalah bentuk motivasi dan dukungan moril bagi seluruh pengurus, manajemen, pelatih, official, dan pemain Persikutim United,” ujar Pandi.

‎Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga memperkenalkan Kutai Timur kepada skuad yang sebagian besar berasal dari luar daerah.

‎“Kutai Timur adalah kabupaten yang luasnya sebanding dengan Jogja dan Jawa Tengah kalau digabung, dengan jumlah penduduk hampir 500 ribu jiwa,” ucap Ardiansyah.

‎Ia menekankan pentingnya rasa memiliki dan tanggung jawab dalam membawa nama baik daerah yang besar dan potensial itu.

‎Persikutim United sendiri menjadi satu-satunya wakil Kalimantan Timur di Liga 3 Nusantara. Tim ini memilih pendekatan realistis dengan mendatangkan pemain dan pelatih profesional demi target promosi ke Liga 2.

‎“Mohon izin Bapak Bupati, karena ini adalah kompetisi profesional, tim yang kami siapkan adalah pelatih dan pemain-pemain profesional yang sudah malang melintang di liga Indonesia,” jelas Pandi.

‎Namun, ia menegaskan strategi tersebut hanya untuk jangka pendek. Ke depan, manajemen berkomitmen memberikan ruang bagi putra daerah Kutai Timur yang memiliki kemampuan terbaik.

‎“Tim ini bukan milik kami di manajemen, bukan milik saya, dan bukan milik Bapak Bupati. Tapi tim ini milik masyarakat Kutai Timur. Kalian wajib mempertanggungjawabkannya secara baik dan profesional, karena ini adalah harga diri masyarakat Kutai Timur,” tegasnya.

‎Di bawah asuhan Coach Purwanto Suwondo, ayah dari striker Timnas Indonesia Arhan Kaka, Persikutim telah menjalani pemusatan latihan di Blitar dan Boyolali. Purwanto pun berjanji memberikan yang terbaik agar Persikutim United bisa lolos ke Liga 2.

‎Sebagai bentuk dukungan, manajemen bersama Pemkab Kutim sepakat akan menggelar Launching Tim Persikutim United di Stadion Utama Kudungga, Sangatta, yang dirangkai dengan laga uji coba (friendly match) sebagai pesta sepak bola bagi masyarakat Kutai Timur.

‎Dengan kehadiran Persikutim United, masyarakat Kutai Timur kini memiliki harapan baru untuk menorehkan prestasi di kancah nasional, melengkapi eksistensi klub Kalimantan Timur lainnya seperti Borneo FC dan Persiba Balikpapan.(*)