SAMARINDA, Okewal.com – Gelombang pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mengubah peta peluang ekonomi di Kalimantan Timur. Balikpapan kini bukan sekadar kota penyangga, tetapi menjadi gerbang besar arus investasi.
Dalam momentum itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Balikpapan resmi terbentuk. Organisasi ini hadir membawa semangat agar pengusaha lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut memainkan peran di panggung utama pembangunan.
Ketua DPC HIPPI Balikpapan, Muhammad Hanif Miftahulhuda, mengatakan langkah awal organisasi adalah membangun kerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperkuat posisi pengusaha lokal dalam rantai ekonomi strategis.
“Kita mulai dengan silaturahmi ke pemerintah daerah sebagai dasar kolaborasi,” ujarnya pada Pelantikan Pengurus HIPPI Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (1/11).
HIPPI akan melakukan audiensi dengan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, guna membuka jalur komunikasi formal, menyampaikan usulan, dan menegaskan komitmen bahwa pengusaha lokal siap mengambil peran nyata.
“HIPPI hadir sebagai mitra pemerintah, bukan hanya organisasi yang berdiri sendiri,” tegas Hanif.
Ia menekankan, Balikpapan kini menjadi simpul ekonomi nasional dengan keberadaan Bandara SAMS Sepinggan dan Pelabuhan Semayang sebagai pintu industri energi dan konstruksi. Karena itu, sektor investasi yang tumbuh pesat tidak boleh didominasi pihak luar.
“Pengusaha lokal harus diberi ruang agar bisa ikut membangun kotanya sendiri,” lanjutnya.
Ke depan, HIPPI Balikpapan akan memperkuat struktur internal, menghimpun pelaku usaha yang selama ini berjalan sendiri-sendiri, serta menyusun program strategis seperti penguatan daya saing UMKM dan pengusaha muda, pembukaan akses bisnis ke sektor industri, dan kemitraan jangka panjang dengan pemerintah serta perusahaan besar.
Hanif menutup, HIPPI bukan hanya tempat berkumpul, tetapi ruang bergerak tempat belajar, menawar peluang, dan memposisikan pengusaha lokal sebagai aktor utama ekonomi daerah.(*)


