Okewal.com, IKN – Menghadapi arus mudik Lebaran 2026, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur mulai menyiagakan empat posko layanan di titik-titik strategis jalur nasional dan ruas tol fungsional menuju Ibu Kota Negara Nusantara.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur jalan dan jembatan tetap terpantau, sekaligus memberikan fasilitas istirahat yang layak bagi para pemudik yang melintasi wilayah Kalimantan Timur.
Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, menjelaskan bahwa posko yang disiapkan tidak hanya difungsikan sebagai pusat pemantauan teknis, tetapi juga ruang singgah bagi pengendara selama perjalanan mudik.
“Posko ini merupakan fasilitas bagi masyarakat yang melakukan mudik lebaran dan sebagai tempat tim melakukan pemantauan infrastruktur jalan dan jembatan agar arus mudik tahun 2026 berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Dua posko utama ditempatkan di jalur nasional. Posko pertama berada di Desa Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Titik ini menjadi jalur penghubung strategis Kaltim–Kalsel sekaligus akses darat menuju IKN, Balikpapan, Samarinda, serta pelabuhan penyeberangan Balikpapan–PPU.
Sementara itu, posko kedua berada di Kelurahan Sungai Siring, Samarinda Utara, tepat di Ruas Simpang Lempake–Batas Kutai Kartanegara. Lokasinya berdekatan dengan Pos PJR Satlantas Polda Kaltim dan mulai beroperasi sejak 10 hingga 29 Maret. Pos ini juga memantau arus kendaraan dari dan menuju Kalimantan Utara.
Di dua posko jalur nasional tersebut, BBPJN menyiapkan berbagai fasilitas, seperti ruang istirahat dengan meja dan sofa, televisi, wifi, CCTV, kipas angin, taman hias, hingga kotak P3K dan APD lengkap. Peralatan teknis seperti cold patch untuk penanganan darurat perkerasan jalan, DRU, safety cone, serta papan informasi juga disiagakan. Pemudik pun disediakan snack dan minuman dingin.
Selain jalur nasional, dua posko tambahan disiapkan di ruas tol fungsional IKN guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan.
Posko pertama berada di Rest Area 5B untuk melayani kendaraan dari arah IKN atau Kalsel menuju Balikpapan. Fasilitasnya mencakup meja, kursi, CCTV, taman hias, kipas angin, P3K, APD lengkap, mushala, toilet, hingga daftar kontak penting.
Adapun posko kedua ditempatkan di Gate Tol Pulau Balang, melayani pengendara dari Balikpapan menuju IKN atau Kalsel. Fasilitasnya lebih lengkap dengan tambahan AC, televisi, dan genset, selain mushala, toilet, dispenser, tempat sampah, serta APAR.
Dengan kesiapan ini, BBPJN Kaltim menargetkan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kaltim dapat berjalan lebih tertib dan terkendali. Masyarakat diimbau memanfaatkan posko sebagai titik istirahat maupun pusat informasi selama perjalanan.
“Posko ini didirikan untuk memberikan tempat istirahat dengan kenyamanan dan keamanan bagi para pengendara yang akan melintasi jalur mudik lebaran di sepanjang ruas,” pungkasnya.(*/wal)


