OKEWAL.COM, KUTIM – Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Timur masih menyelidiki insiden ambruknya sebuah dump truck di Jalan Yos Sudarso II, Kecamatan Sangatta Utara, yang mengakibatkan seorang mekanik meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka, Rabu (17/6) sore.
Peristiwa tersebut terjadi saat tiga orang mekanik melakukan perbaikan pada dump truck yang mengalami kerusakan pada bagian sumbu roda.
Kendaraan berat itu sebelumnya berhenti di lajur kanan jalan sebelum Simpang Surya Graha karena tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Mendapatkan laporan kejadian, petugas Satlantas Polres Kutim langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kasat Lantas Polres Kutim AKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan, pihaknya juga telah mengajukan permintaan Visum et Repertum terhadap korban untuk kepentingan penyelidikan.
“Kami telah mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti. Saat ini Unit Gakkum masih melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh faktor yang menyebabkan insiden tersebut,” ujar AKP Rezky.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sekitar pukul 16.30 WITA, tiga mekanik berinisial J (37), S (25), dan Y (30) melakukan perbaikan pada bagian bawah dump truck bernomor polisi KT-88xx-VF dengan menggunakan dongkrak sebagai penopang kendaraan.
Saat proses perbaikan berlangsung, dongkrak yang digunakan diduga tidak lagi mampu menahan beban kendaraan setelah menopang dalam waktu yang cukup lama. Akibatnya, badan dump truck kehilangan keseimbangan dan ambruk ke arah trotoar sebelah kanan hingga menabrak tiang lampu penerangan jalan.
Dalam kejadian itu, S yang berada di bawah kendaraan tertimpa badan dump truck dan mengalami benturan pada bagian dada kanan serta terkena spakbor ban belakang sebelah kanan.
Sementara Y mengalami luka berupa pembengkakan pada kaki kiri bagian bawah mata kaki. Adapun J berhasil menyelamatkan diri dengan merangkak keluar dari kolong kendaraan sesaat sebelum dump truck ambruk.
Korban S sempat dievakuasi ke Rumah Sakit PKT Sangatta untuk mendapatkan penanganan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kudungga Sangatta untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, korban Y menjalani perawatan medis akibat luka yang dialaminya.
AKP Rezky mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha transportasi untuk selalu mengutamakan standar keselamatan kerja saat melakukan perbaikan kendaraan, terutama kendaraan berat.
“Pastikan alat penopang dalam kondisi layak dan gunakan sistem pengaman tambahan saat melakukan perbaikan kendaraan. Keselamatan kerja harus menjadi prioritas utama guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tegasnya.
Akibat kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia, satu orang mengalami luka ringan, serta kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta. Hingga kini, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti ambruknya dump truck tersebut.(*/Fanry)


